Artikel

FAMI BI SYAUQIN

Fami Bi Syauqin adalah metode mengkhatamkan Al-Quran dalam waktu 7 hari. Fami Bi Syauqin adalah metode mengkhatamkan Al-Quran dalam waktu 7 hari. Banyak cara untuk menamatkan Qur’an. Yang paling populer adalah 30 hari atau 7 hari. Pembagian teks Al-Qur’an ke dalam 30 juz adalah sesuai bilangan hari dalam satu bulan. Jika ingin menamatkan Qur’an dalam satu minggu, lihatlah tanda manzil yang ada, misalnya, dalam Mushaf al-Qur’an Standar Indonesia ALGHANIY. Di kalangan para penghafal Qur’an (ḥuffāẓ), cara menamatkan bacaan Qur’an dalam tujuh hari itu sering disebut Fami bi Syauqin – arti harfiahnya, “bibirku selalu rindu (membaca Qur’an)”. Istilah tersebut terdiri atas rangkaian tujuh huruf fa’, mim, ya’, ba’, syin, wau, dan qaf yang menandai masing-masing kelompok (ḥizb atau manzil). Fa’ adalah Surah al-Fatihah sampai akhir Surah an-Nisa (ḥizb/manzil 1); Mim adalah Surah al-Ma’idah sampai akhir Surah at-Taubah (ḥizb/manzil 2); Ya’ adalah Surah Yunus sampai akhir Surah an-Nahl (ḥizb/manzil 3); Ba’ adalah Surah Bani Isra’il sampai akhir Surah al-Furqan (ḥizb/manzil 4); Syin adalah Surah asy-Syu’ara’...
Selengkapnya
Artikel

DIALOG MANUSIA DENGAN SANG KHALIQ TENTANG MUSIBAH (COVID-19)

Manusia bertanya kepada Sang Khaliq : Ya Allah, apakah gerangan yang sedang menimpa kami saat ini ?.Al Qur'an menjawab :“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepada kalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan” (QS. Al-Baqarah : 155).Mengapakah kami harus diuji dengan wabah corona seperti ini ?.Al Qur'an menjawab :“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan : ”Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi ?” (QS. Al-Ankabut : 2).Untuk apa sesungguhnya ujian ini, ya Allah ?.Al Qur'an menjawab :“Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa (seseorang) kecuali dengan izin Allah ; barangsiapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk ke (dalam) hatinya” (QS. At-Taghabun :11).Namun, mengapa harus terjadi pada kami ?.Al Qur'an menjawab :“Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan...
Selengkapnya
Artikel

12 Masalah Hidup di Jawab oleh Al-Qur’an.

12 Masalah Hidup di Jawab oleh Al-Qur'an. Keluhan hamba yang lelah dan jawaban Allah yang Maha Besar Yaa Allah, apakah gerangan yang sedang menimpa kami saat ini?“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepada kalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan.” (QS. Al-Baqarah : 155).Mengapakah kami harus diuji dengan wabah Corona seperti ini?“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: ”Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?” (QS. Al-Ankabut : 2)Mengapa harus terjadi pada kami?“Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang2 sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang2 yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang2 yang dusta.” (QS. Al-Ankabut : 3)Darimana datangnya musibah ini yaa Allah?“Dari mana datangnya ini?” Katakanlah: “Itu dari dirimu sendiri.” (QS. Ali Imran: 165).Tapi ya Allah, wabah ini sungguh buruk bagi kami…“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik...
Selengkapnya
Artikel

Puasa Ayyaamul Bidh

Puasa Ayyaamul Bidh Pengertian Ayyaamul Bidh Ayyaam adalah jamak dari al-yaum yang berarti hari; sementara bidh itu artinya putih. Ayyaamul Bidh artinya adalah hari-hari putih atau cemelang atau purnama. Islam mensunnahkan hari-hari ini untuk melakukan puasa 3 hari, yakni tanggal ke-13, 14 dan 15 dari penanggalan Hijriyyah. Tidak ada keterangan apa alasannya puasa pada hari-hari tersebut, tetapi menurut sebuah penelitian; Tengah bulan qomariyah biasanya diterangi oleh sinar bulan yang bulat penuh. Puncak fenomena pasang surut air laut terjadi saat tanggal-tanggal ini, seiring pasang surutnya sisi kejiwaan manusia (Arnold Lieber, 1970-an) dan orang cenderung berbuat lebih banyak keburukan pada bulan purnama. Subhanallah …, sungguh suatu yang tidak kebetulan bahwa ajaran yang telah 1500-an tahun tersampaikan sebelum penelitian tersebut oleh rasulullah Shallallahu alaihi Wa Sallam ternyata mempunyai arti pengendalian diri yang luar biasa. Rasulullah Shallallahu alaihi Wa Sallammemahami bahwa hari-hari saat bulan purnama merupakan...
Selengkapnya
Artikel

Rahasia Menakutkan ketika Harta Tanpa Sedekah

Rahasia Menakutkan ketika Harta Tanpa Sedekah Sedekah tidaklah mengurangi harta, Yakinlah Asma binti Abu Bakar. Rosululloh Saw bersabda, " Janganlah engkau menyimpan harta tanpa mensedekahkannya jika tidak maka Alloh akan menahan rizki untukmu.Dalam riwayat lain disebutkan : Infaqkanlah hartamu jangan engkau menghitung - hitungnya atau menyimpan tanpa mau mensedekahkan. Jika tidak maka Alloh akan menghilangkan barokah rizqi tersebut. Sedekah Tidaklah Mengurangi HartaYahya bin Syarf An Nawawi menafsirkan hadits ini : Harta kita akan diberkahi dan akan dihilangkan berbagai dampak bahaya padanya. Kekurangan harta tersebut akan ditutup dengan keberkahannyaWalau secara bentuk harta tersebut berkurang, namun kekurangan tadi akan ditutup dengan pahala disisi Alloh dan akan terus ditambah dengan kelipatan yang amat banyak" Alloh akan mengganti sedekah tersebut didunia dan akan memberikan balasan dan ganjaran di akhirat." Perumpamaan nafkah yg dikeluarkan oleh orang orang yang menafkahkan hartanya dijalan Alloh adalah serupa...
Selengkapnya
Artikel

Amalan Muslim yang Membuat Para Malaikat Menangis

Amalan Muslim yang Membuat Para Malaikat Menangis Rasulullah SAW bersabda, "Tidak akan masuk neraka, seseorang yang menangis karena takut kepada Allah." Air mata bisa mendatangkan pertolongan Allah di akhirat kelak. Dalam kitabnya Fadhail Al-‘Amal, Syekh Maulana Muhammad Zakarriya Al-Kandahlawi, menceritakan bahwa Sayyidin Ibnu Umar RA sering menangis karena takut kepada Allah SWT. "Demikian seringnya ia menangis sehingga matanya menjadi buta," katanya. Suatu ketika ada seseorang yang memperhatikannya. Ia berkata kepada orang itu. "Tampaknya engkau heran melihat aku menangis?" Ia melanjutkan, sungguh, matahari pun menangis karena takut kepada Allah SWT." Dalam riwayat lain ia berkata "Bulan pun menangis karena takut kepada Allah SWT." Ketika seorang sahabat muda sedang membaca Alquran surat Ar-Rahman ayat 37 lewatlah Baginda Nabi SAW. Ketika bacaan pemuda tadi sampai ayat yang berbunyi. "Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah nawar seperti kilapan minyak." Bulu roma pembaca tadi...
Selengkapnya