Artikel

Al-Quran & Janji Allah, Untuk Menjaganya.

Diriwayatkan dari Yahya bin Aktsam bahwa Khalifah Al-Makmum mempunyai sebuah majelis pertemuan. Suatu hari, masuklah seorang pria yahudi. Ia berbicara dengan sangat bagus dan indah. Seusai majelis Khalifah pun bertanya “Apakah anda seorang Yahudi?” “Benar, Tuan” “Masuklah Islam maka saya akan memberimu ini dan itu…” “Tidak! Aku akan tetap berpegang dengan agamaku dan agama nenek moyangku…” Singkat cerita, setahun kemudian pria yahudi itu muncul kembali, tetapi ia telah menjadi seorang muslim. Seusai majelis Khalifah memanggilnya. “Bukankah engkau pria yahudi yang dulu pernah hadir pula di majelis ini ?” “Benar sekali, Tuan” “Bagaimana pula kisah keislamanmu?” “Saat itu, ketika saya meninggalkan majelis anda ini, saya terpikir untuk menguji satu persatu agama-agama ini. Dan kebetulan saya mempunyai tulisan yang indah. Saya pun mengambil sebuah kitab Taurat, lalu menulisnya sebanyak tiga eksemplar dengan melakukan penambahan dan pengurangan terhadapnya. Kemudian saya menawarkannya ke sebuah sinagog, dan ternyata mereka mau...
Selengkapnya
Artikel

Panduan Tajwid Al-Quran: Membaca Al-Quran dengan Benar dan Indah

Panduan Tajwid Al-Quran: Membaca Al-Quran dengan Benar dan Indah. Al-Quran adalah kitab suci umat Islam yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Bagi umat Muslim, membaca Al-Quran bukan hanya sekedar membaca teks, tetapi juga melibatkan pemahaman dan penghayatan terhadap makna dan pesan yang terkandung di dalamnya. Salah satu cara untuk membaca Al-Quran dengan baik dan indah adalah dengan mempelajari ilmu tajwid. Dalam artikel ini, kami akan memberikan panduan tajwid Al-Quran untuk membantu Anda memahami dan mengaplikasikan tajwid dalam membaca Al-Quran. Pengertian Tajwid: Tajwid secara harfiah berarti "memperbaiki" atau "menghias". Dalam konteks membaca Al-Quran, tajwid mengacu pada aturan-aturan yang memperindah dan memperbaiki cara kita membaca huruf-huruf Al-Quran. Ilmu tajwid mengajarkan tentang cara melafalkan setiap huruf dan kata dengan benar, serta memperhatikan aturan intonasi, durasi, dan pengucapan. Manfaat Mempelajari Tajwid: Membaca Al-Quran dengan benar dan menghormati kalam Allah...
Selengkapnya
Artikel

Wakaf Al-Quran di Bulan Ramadhan

Wakaf Al-Quran di Bulan Ramadhan Assalamu'alaikum, Wakaf Al-Quran di Bulan Ramadhan. Selamat datang di bulan suci Ramadhan! Apakah Anda mencari cara untuk memperbanyak kebaikan di bulan yang penuh berkah ini? Kami mempersembahkan program wakaf Al-Quran untuk Anda. Dalam bulan Ramadhan, banyak di antara kita yang ingin memperbanyak amal kebaikan. Salah satu cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan wakaf Al-Quran. Anda dapat memberikan sumbangan untuk membantu membeli dan mendistribusikan Al-Quran kepada mereka yang membutuhkannya. Setiap kali seseorang membaca Al-Quran yang telah Anda wakafkan, pahala juga akan menjadi bagian dari amal baik Anda. Dalam program wakaf Al-Quran kami, kami bekerja sama dengan yayasan-yayasan Islam terpercaya untuk memastikan bahwa Al-Quran yang kami beli dan bagikan adalah yang terbaik. Kami juga menjamin bahwa setiap Al-Quran yang Anda wakafkan akan sampai kepada mereka yang membutuhkan. Mari bergabung dengan kami dalam menjalankan amal kebaikan di bulan...
Selengkapnya
Artikel

DOA QUNUT WITIR

DOA QUNUT WITIR Doa Qunut Witir adalah doa yang dilakukan pada saat shalat witir, yaitu shalat sunnah yang dilakukan setelah shalat isya' atau shalat tarawih. Qunut Witir adalah doa yang panjang dan mengandung permohonan ampun, rahmat, dan perlindungan Allah Swt.. Dilakukan dengan cara mengangkat kedua tangan sampai sejajar dengan kedua bahu, kemudian membaca doa qunut. Biasanya dibaca pada rakaat terakhir shalat, tetapi ada beberapa madzhab yang membaca doa qunut pada rakaat pertama atau kedua. Doa ini juga sebagian besar terdiri dari permohonan ampun dan rahmat Allah Swt, serta perlindungan dari keburukan dan musibah. Qunut Witir merupakan salah satu bagian penting dari shalat witir, yang juga menjadi salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah Saw. Melakukan Qunut Witir diharapkan dapat membantu memperkuat hubungan dengan Allah Swt. dan memperoleh keberkahan dalam hidup sehari-hari. Al Hasan bin Ali radhiyallahu ‘anhuma berkata,...
Selengkapnya
Artikel

Gagal Jadi Orang Miskin

Gagal Jadi Orang Miskin Suatu ketika Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam berkata : "Abdurrahman bin Auf Radhiallahu'anhu akan masuk surga terakhir karena terlalu kaya. Ini karena orang yang paling kaya akan dihisab paling lama." Maka mendengar ini, Abdurrahman bin Auf r.a pun berfikir keras, bagaimana agar bisa kembali menjadi miskin supaya dapat masuk surga lebih awal. Setelah Perang Tabuk, kurma di Madinah yang ditinggalkan sahabat menjadi busuk. Lalu harganya jatuh. Abdurrahman bin Auf r.a pun menjual semua hartanya, kemudian memborong semua kurma busuk milik sahabat tadi dengan harga kurma bagus. Alhamdulillah, kurma yang dikhawatirkan tidak laku, tiba-tiba laku keras! Diborong semuanya oleh Abdurrahman bin Auf. Sahabatnya gembira sebab semua dagangannya laku. Abdurrahman bin Auf r.a gembira juga sebab berharap jatuh miskin! Abdurrahman bin Auf r.a merasa sangat lega, sebab tahu akan bakal masuk surga dulu, sebab sudah miskin. Namun, tiba-tiba datang utusan dari Yaman...
Selengkapnya