Artikel

Keberkahan Al-Qur’an

Keberkahan Al-Qur'an Keberkahan Al-Qur'an adalah anugerah yang tiada nilainya. Banyak diantara kita mencari keberkahan kesana kemari.Tahukah saudaraku bahwa keberkahan itu dekat dan tidak membutuhkan biaya besar mencarinya, ia ada pada Al Qur'an yang Allah turunkan… Allah ta'ala berfirman : (كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ) "Kitab (Al-Qur'an) yang kami turunkan kepadamu penuh berkah agar mereka mentadaburi (menghayati) ayat-ayatnya dan agar orang-orang yang berakal sehat mendapatkan pelajaran". . Keberkahan Al Qur'an itu banyak dari berbagai sisi, diantaranya : Dari sisi bacaan orang yang membaca satu huruf darinya ia akan mendapatkan sepuluh kebaikan atau pahala… Dari sisi atsar (pengaruh) dari tilawahnya, baik secara umum ataupun khusus. Secara khusus orang yang membacanya akan mendapatkan kelapangan dada, cahaya hati dan ketenangan adapun, Secara umum adalah Allah bukakan dengannya negeri-negeri timur dan barat melalui perantara kaum muslimin yang betul-betul berpegang teguh dengannya..Al Qur'an bisa menyatukan kalimat,...
Selengkapnya
Artikel

WAQAF IBTIDA

Pengertian Waqaf Ibtida Waqaf Ibtdai, Pembacaan waqaf (berhenti) dan ibtida’ (memulai kembali) dalam membaca Al-Qur’an memang tidak asing lagi. Dalam Al-Qur’an pun sudah ditentukan simbol-simbol khusus agar memudahkan, seperti simbol huruf ج (baca: jaiz, menandakan boleh berhenti), قلى (baca: al-waqfu aula, menandakan waqaf lebih utama), صلى (baca: al-washlu aula, menandakan washal lebih utama), م (baca: lazim, menandakan wajib berhenti), dan sebagainya. Namun pada prakteknya, pemahaman waqaf dan ibtida’ tidak semudah yang telah dipelajari hanya bersandar pada simbol-simbol di atas. Di samping pembelajaran Al-Qur’an harus ada bimbingan dari seorang guru, pembaca Al-Qur’an perlu memperhatikan tanda baca (kapan berhenti dan memulai) dari ayat yang dibaca, agar tidak keliru dalam memahami maksud yang disampaikan Al-Qur’an. Urgensi Memahami Waqaf dan Ibtida' dalam Al-Quran Kenapa tanda baca itu penting? Sederhananya dalam tata bahasa Indonesia, orang bila membaca atau berbicara tanpa tanda...
Selengkapnya
Artikel

Tips Mudah Menghafal Al-Quran

Mengahafal Al-Quran itu Asyik! Menghafal Al-Quran adalah tugas yang mulia dan membutuhkan dedikasi serta kesabaran. Berikut adalah beberapa tips yang dapat bantu Anda dalam proses menghafal Al-Quran: Niat yang Kuat: Niatkan penghafalan Al-Quran semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Niat yang kuat akan memberikan motivasi ekstra. Konsistensi: Tetapkan jadwal harian atau mingguan yang konsisten untuk menghafal. Ketika Anda memiliki rutinitas yang tetap, penghafalan akan menjadi lebih efektif. Mulailah dengan yang Mudah: Mulailah dengan surah-surah yang relatif pendek dan mudah dihafal seperti Juz 'Amma. Ini akan memberi Anda kepercayaan diri dan motivasi awal. Buat Catatan: Buat catatan atau flashcard dengan ayat-ayat yang ingin Anda hafal. Gunakan catatan ini untuk membantu Anda mengulangi ayat-ayat tersebut. Repetisi: Prinsip utama dalam menghafal adalah pengulangan. Ulangi ayat yang sudah Anda hafal berkali-kali sebelum melanjutkan ke ayat berikutnya. Memahami Makna: Cobalah untuk memahami makna dari ayat-ayat...
Selengkapnya
Artikel

Memasang Foto di Sampul Alquran dan Sisipan, Bolehkah?

Foto Di sampul Alquran Foto Di sampul Alquran atau di lembar pertama Alquran masih menjadi kasus yang menjadi pertanyaan sebagian umat saat ini. Di tengah masyarakat Indonesia, foto tersebut biasa ditempel di Alquran saku untuk Yasin untuk orang yang sudah meninggal dunia. Tak hanya itu, Alquran dengan foto juga kerap didistribusikan dalam jumlah besar saat hendak melakukan program baca tulis Alquran. Donatur yang menyalurkan bantuan pun ingin agar fotonya terpampang di sampul Alquran agar dikenang pembacanya. Alquran juga dibagi-bagikan kepada masyarakat sebagai hadiah. Alquran gratis ini pun ditengarai menjadi media kampanye calon kepala daerah untuk menarik perhatian masyarakat. Saat itu, MUI bereaksi dan menganggap ulah sang calon bupati itu sebagai penghinaan terhadap Alquran, meski tak sampai ke pengadilan. Allah SWT berfirman tentang kemuliaan Alquran dalam QS al-Waqiah ayat 77-80. "Sesungguhnya ia benar-benar adalah bacaan sempurna yang sangat mulia, pada kitab...
Selengkapnya
Artikel

Keutamaan Penghafal Al-Qur’an

Keutamaan Penghafal Al-Qur'an Keutamaan Penghafal (Hafiz) Al-Qur'an. Dari Buraidah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, من قرأ القرآن وتعلَّم وعمل به أُلبس والداه يوم القيامة تاجاً من نور ضوؤه مثل ضوء الشمس ، ويكسى والداه حلتين لا تقوم لهما الدنيا فيقولان : بم كسينا هذا ؟ فيقال : بأخذ ولدكما القرآن Siapa yang menghafal al-Quran, mengkajinya dan mengamalkannya, maka Allah akan memberikan mahkota bagi kedua orang tuanya dari cahaya yang terangnya seperti matahari. Dan kedua orang tuanya akan diberi dua pakaian yang tidak bisa dinilai dengan dunia. Kemudian kedua orang tuanya bertanya, “Mengapa saya sampai diberi pakaian semacam ini?” Lalu disampaikan kepadanya, “Disebabkan anakmu telah mengamalkan al-Quran.” (HR. Hakim 1/756). Seorang murid berkeluh kesah, "Kenapa ya saya malas ngafal Al-Qur'an?" Itu yang salah pertanyaannya. Bagaimana jika pertanyaannya diubah menjadi, "Kenapa ya orang-orang yang hafal Al-Qur'an rajin menghafal Al-Qur'an?" Pikiran selalu memunculkan jawaban yang jawabannya...
Selengkapnya
Artikel

Kekuasaan Allah dalam Menjaga Al-Quran

kekuasaan Allah dalam menjaga Al-Quran Kekuasaan Allah dalam menjaga Al-Qur'an. Al-Quran, sebagai kitab suci bagi umat Muslim, diyakini sebagai wahyu langsung dari Allah kepada Nabi Muhammad SAW. Selama lebih dari 1400 tahun, Al-Quran tetap menjadi panduan bagi jutaan umat Muslim di seluruh dunia. Salah satu karakteristik utama dari Al-Quran yang membuatnya unik adalah keberadaannya yang tetap tak berubah sejak diturunkan. Hal ini menggambarkan kekuasaan dan keabadian Allah dalam menjaga dan memelihara kitab suci ini untuk selama-lamanya. Artikel ini akan menggali lebih dalam tentang bagaimana kekuasaan Allah terbukti dalam menjaga Al-Quran. 1. Penjagaan Allah dalam Proses Penurunan Salah satu cara kekuasaan Allah dalam menjaga Al-Quran terlihat sejak awal adalah dalam proses penurunannya kepada Nabi Muhammad SAW. Al-Quran diturunkan melalui wahyu, yaitu proses di mana Allah menyampaikan pesan-Nya kepada Nabi melalui Malaikat Jibril. Proses ini memastikan bahwa setiap ayat dan...
Selengkapnya