Artikel

DOA QUNUT WITIR

DOA QUNUT WITIR Doa Qunut Witir adalah doa yang dilakukan pada saat shalat witir, yaitu shalat sunnah yang dilakukan setelah shalat isya' atau shalat tarawih. Qunut Witir adalah doa yang panjang dan mengandung permohonan ampun, rahmat, dan perlindungan Allah Swt.. Dilakukan dengan cara mengangkat kedua tangan sampai sejajar dengan kedua bahu, kemudian membaca doa qunut. Biasanya dibaca pada rakaat terakhir shalat, tetapi ada beberapa madzhab yang membaca doa qunut pada rakaat pertama atau kedua. Doa ini juga sebagian besar terdiri dari permohonan ampun dan rahmat Allah Swt, serta perlindungan dari keburukan dan musibah. Qunut Witir merupakan salah satu bagian penting dari shalat witir, yang juga menjadi salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah Saw. Melakukan Qunut Witir diharapkan dapat membantu memperkuat hubungan dengan Allah Swt. dan memperoleh keberkahan dalam hidup sehari-hari. Al Hasan bin Ali radhiyallahu ‘anhuma berkata,...
Selengkapnya
Artikel

Gagal Jadi Orang Miskin

Gagal Jadi Orang Miskin Suatu ketika Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam berkata : "Abdurrahman bin Auf Radhiallahu'anhu akan masuk surga terakhir karena terlalu kaya. Ini karena orang yang paling kaya akan dihisab paling lama." Maka mendengar ini, Abdurrahman bin Auf r.a pun berfikir keras, bagaimana agar bisa kembali menjadi miskin supaya dapat masuk surga lebih awal. Setelah Perang Tabuk, kurma di Madinah yang ditinggalkan sahabat menjadi busuk. Lalu harganya jatuh. Abdurrahman bin Auf r.a pun menjual semua hartanya, kemudian memborong semua kurma busuk milik sahabat tadi dengan harga kurma bagus. Alhamdulillah, kurma yang dikhawatirkan tidak laku, tiba-tiba laku keras! Diborong semuanya oleh Abdurrahman bin Auf. Sahabatnya gembira sebab semua dagangannya laku. Abdurrahman bin Auf r.a gembira juga sebab berharap jatuh miskin! Abdurrahman bin Auf r.a merasa sangat lega, sebab tahu akan bakal masuk surga dulu, sebab sudah miskin. Namun, tiba-tiba datang utusan dari Yaman...
Selengkapnya
Artikel

Tips Mencintai Al-Quran

Tips Mencintai Al-Quran Tips Mencintai Al-Quran. Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda terapkan untuk mencintai Al-Quran: Cari waktu terbaik untuk membaca Al-Quran. Carilah waktu ketika Anda merasa paling fokus dan tenang untuk membaca Al-Quran, seperti di pagi hari atau sebelum tidur. Baca dengan suara yang jelas. Dengan membaca Al-Quran dengan suara yang jelas dan teratur, Anda dapat lebih menikmati dan memahami isi ayat-ayatnya. Gunakan terjemahan dan tafsir. Bagi mereka yang belum memahami bahasa Arab, gunakan terjemahan dan tafsir Al-Quran untuk membantu Anda memahami makna ayat-ayatnya. Buat rencana membaca Al-Quran. Buat rencana membaca Al-Quran secara teratur, misalnya dengan membaca satu juz per hari atau setiap seminggu sekali. Ini akan membantu Anda membiasakan diri membaca Al-Quran secara rutin. Hiasi tempat membaca Al-Quran. Buat tempat membaca Al-Quran Anda menjadi tempat yang nyaman dan indah dengan menghiasnya dengan bunga atau lukisan yang menenangkan. Ajak teman...
Selengkapnya
Artikel

Adab Menghafal Al Quran

Adab Menghafal Al Quran Adab Menghafal Al Quran atau tata cara yang baik dalam membaca dan menghafal Alquran adalah sebagai berikut: Berwudhu (membersihkan diri) sebelum membaca Alquran. Menghadap ke kiblat (arah Ka'bah di Mekkah) saat membaca Alquran. Berbicara dengan suara yang halus dan pelan. Menghormati Alquran dengan tidak membawanya ke tempat yang tidak sesuai atau tidak menjatuhkannya ke tanah. Menggunakan mushaf yang bersih dan terawat dengan baik. Belajar tajwid (aturan pengucapan) terlebih dahulu sebelum membaca Alquran. Berlatih membaca Alquran secara teratur dan dengan hati yang tawadhu' (rendah hati). Berusaha memahami makna dari apa yang kita baca, bukan hanya membaca secara lahiriah saja. Berdoa kepada Allah agar diberikan kemudahan dalam membaca dan menghafal Alquran. Meminta bimbingan dan nasihat dari orang-orang yang lebih berpengalaman dalam membaca dan menghafal Alquran. Yuk, selain semangat dalam membaca dan menghafal Al-Qur'an, harus juga diperhatikan adab-adabnya ya. Berharap dengan adab yang kita lakukan, Allah...
Selengkapnya
Artikel

Soal Terjemahan Awliyâ Sebagai ‘Teman Setia’, Ini Penjelasan Kemenag RI

Pada beberapa edisi terbitan Terjemahan Al-Quran yang beredar saat ini, kata awliya   pada QS Al Maidah: 51 diterjemahkan sebagai ‘teman setia’. Pgs. Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran (LPMQ) Kemenag, Muchlis M Hanafi, menjelaskan bahwa terjemahan Al-Quran tersebut merujuk pada edisi revisi 2002 Terjemahan Al Quran Kementerian Agama yang telah mendapat tanda tashih dari LPMQ. Hal ini ditegaskan Muchlis menanggapi beredarnya postingan di media sosial tentang terjemahan kata awliya   pada QS Al-Maidah: 51 yang disebutkan telah berganti dari 'pemimpin' menjadi 'teman setia'. Postingan itu menyertakan foto halaman terjemah QS Al-Maidah: 51 dengan keterangan yang menyebutnya sebagai 'Al-Quran palsu'. "Tidak benar kabar yang menyatakan bahwa telah terjadi pengeditan terjemahan Al-Quran belakangan ini. Tuduhan bahwa pengeditan dilakukan atas instruksi Kementerian Agama juga tidak berdasar," tegas Muchlis di Jakarta, Minggu (23/10). Menurut Muchlis, kata awliya   di dalam Al-Quran disebutkan sebanyak 42 kali dan diterjemahkan beragam...
Selengkapnya